Tips Mudah Mengamankan Flashdisk dari Virus

Tips Mudah Mengamankan Flashdisk dari Virus

Bagi Anda pengguna komputer, pasti tidak asing dengan yang namanya virus. Virus dalam komputer ini merupakan sekumpulan skrip yang berupa executeable (.exe), skrip web (html, php), file inf, atau bisa juga dengan mengekspoitasi kode yang ada. Seperti halnya di dunia kesehatan, virus pada komputer ini juga bisa berkembang biak dan memperbanyak diri sendiri secara otomatis melalui file yang terinsfeksi. Bukan hanya komputer, kadang perangkat lain di luar komputer, seperti flashdisk, yang biasanya digunakan untuk transfer file dari satu komputer ke komputer lain, akan mudah terinfeksi virus juga.

Tips Mudah Mengamankan Flashdisk dari Virus

Flashdisk bisa terinfeksi virus ketika terkoneksi pada komputer yang terdapat virus di dalamnya. Saat transfer file, virus akan ikut serta, dan akhirnya membuat perangkat ini bermasalah. Permasalahan ini bisa ditandai dengan adanya file yang tidak terdeteksi atau file mendadak tidak bisa dibuka. Anda harus lebih berhati-hati dan jangan sembarangan menautkan perangkat ini kepada komputer apalagi jika komputernya banyak terdeteksi virus dan tidak ada antivirusnya. Jika perangkat ini sudah terlanjur terinfeksi, Anda bisa melakukan beberapa langkah ini untuk memperbaikinya.

Gunakan Command Prompt

Command prompt atau CMD merupakan software bawaan windows. Dengan CMD ini, Anda bisa menangani virus yang tersembunyi dalam file berekstensi .exe atau .lnk. Sebelum menghilangkan virus tersebut, Anda harus membuka sofware CMD dengan klik menu Start > Accessories > Command Prompt. Jangan lupa untuk menyiapkan flashdisk yang terinfeksi virus.

Cara Melakukan

  • Setelah jendela CMD terbuka, kembalikan path ke root drive. Caranya, Anda bisa mengetik perintah “cd/” (tanpa tanda kutip), lalu enter.
  • Setelah path sudah berada dalam posisi root drive, ketik drive yang akan dicek diikuti dengan tanda titik dua, misalnya drive D:, E: atau G:. Kemudian ketik “attrib”, lalu enter. Selanjutnya akan tampil daftar file-file yang ada di drive beserta atributnya.
  • Setelah itu ketik “dir/a:hs”, untuk menampilkan atribut “hidden” dan “sistem” yang biasanya digunakan virus untuk menyembunyikan diri. Lihat daftar yang muncul dan cek file dengan nama autorun.inf, Anda bisa menghapusnya dengan mengetik “attrib –h –s autorun.inf”.
  • Anda bisa melakukan penghapusan file dengan perintah “del autorun.inf” atau “del *.Ink” dan “del *.exe”, pastikan dulu kalau drive flashdisk tidak dikunci. Jika tidak berhasil, Anda bisa menghapusnya lewat Windows Explorer, namun jangan membuka filenya, sebab akan membuat virus tersebar.
  • Setelah semua terhapus, Anda bisa menampilkan file dan folder yang disembunyikan virus. Ketik “dir /a:hs”, akan muncul nama file, di sana ketik “attrib –h –s nama file”. Lakukan untuk semua nama file yang ada. Lalu ktik “attrib –h /S /D” dan tunggu prosesnya hingga selesai.
  • Anda bisa cek dan pastikan bahwa tidak ada lagi file yang berstatus hidden dengan ketik “dir /a:hs”. Jika hasilnya kosong, berarti Anda sudah berhasil. Anda tinggal merestart ulang komputer, kemudian cek folder flashdisk Anda kembali.
Be Sociable, Share!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*