Ternyata ini Dia Ciri-ciri Processor Rusak

Ternyata ini Dia Ciri-ciri Processor Rusak

Processor merupakan salah satu perangkat utama yang paling penting baik dalam sistem komputer maupun perangkat komputer lainnya. tak heran jika perangkat satu ini mengalami kerusakan, maka komputer yang Anda miliki tidak akan bekerja sama sekali. Anda perlu mengidentifikasi ciri-ciri processor rusak sejak awal apabila terjadi kerusakan ringan. Sehingga bisa segera Anda ganti, dan kerusakan processor tersebut tidak mengganggu kinerja komputer Anda. Banyak hal yang bisa terbantu jika Anda mengetahui ciri-ciri processor rusak. Seperti, menghemat waktu servis komputer, mengurangi biaya reparasi, dan lain sebagainya. Oleh karena itu berikut diulas bagaimana ciri-ciri processor yang rusak yang bisa Anda pelajari.

Ternyata ini Dia Ciri-ciri Processor Rusak

  1. Terjadi blank screen atau Komputer tidak mau menyala

Terjadinya blankscreen sejak pertama kali menyalakan laptop bisa menjadi Ciri-ciri bahwa processor komputer Anda rusak. Maksud blank screen dimana saat monitor Anda nyalakan namun tidak ada output yang keluar. Padahal Fan juga menyala tapi tidak muncul indikasi terjadi process pada perangkat Anda. Mau tidak mau Anda harus mengganti baik pada AMD dengan berbagai jenis processor AMD, ataupun Intel secepatnya. Sayangnya, jika processor Anda tersolder ke motherboard, maka Anda harus mengganti motherboardnya sekaligus. Namun, sebelum menyimpulkan bahwa kerusakan yang dialami laptop Anda berinduk pada processor rusak, Anda juga harus benar-benar memastikan bahwa perangkat yang lain baik-baik saja.

  1. Komputer tiba-tiba mati

Jadi, tiba-tiba komputer Anda mati sehingga membuat Anda menunggu untuk bisa menyalakannya kembali. Biasanya, ciri-ciri ini terjadi karena salah satu jumper pin processor mengalami patah. Atau karena sering mengalami overheat sehingga segi fisik processor Anda telah mengalami beberapa kerusakan dan jelas saja fungsi processor sama sekali tidak akan bisa berjalan. Akan tetapi setidaknya Anda juga perlu mengetahui penyebab laptop cepat panas untuk memastikan tidak terjadi overheating.

  1. Sering terjadi Kegagalan pada aktivitas yang membutuhkan pengolahan memori besar

Sering terjadi error yang sangat random pada aktivitas program yang membutuhkan pengolahan data dengan jumlah yang cukup besar, seperti masalah RAM yang corrupt. Apabila hal tersebut sering terjadi, maka kemungkinan besar processor Anda mengalami kerusakan tertentu hingga tidak dapat menjalankan operasi dengan sempurna. Untuk mengetahui apakah terjadi error atau tidak, amati konsistensinya. Jika komputer Anda selalu error pada pekerjaan dengan resource besar, seperti extracting file besar, instalasi program berat, main game dengan kualitas tinggi, dan lain sebagainya, kemungkinan besar processor laptop Anda mengalami permasalahan (asumsi bahwa perangkat keras yang lain baik-baik saja).

  1. Sistem hanya bisa menyala sebentar

Saat menekan tombol power pada komputer atau laptop Anda, terkadang sistem tidak menyala, atau hanya menyala sebentar lalu justru mati lagi kemudian tiba-tiba menyala lagi dan seterusnya. Jika perangkat keras lain telah dipastikan baik-baik saja, namun komputer Anda mengalami permasalahan seperti ini, bisa dipastikan bahwa processor Anda mengalami permasalahan tertentu. bahkan, kerusakan yang dialami bisa jadi sudah cukup parah.

  1. Sistem tidak bisa menyala sama sekali

Sistem sama sekali tidak berjalan menjadi Ciri-ciri utama processor rusak. Padahal perangkat komputer yang lain seperti seperti PSU, VGA, RAM, motherboard dan sebagainya telah dipastikan bekerja dengan baik. Jika komputer Anda mengalami hal ini, berarti Anda harus segera mengganti processornya. Sebab, jika hal tersebut tidak diganti, maka komputer tersebut selamanya tidak akan bisa bekerja sesuai yang seharusnya.

  1. Dilihat dari segi fisik

Jika ingin memastikan processor Anda benar-benar mengalami kerusakan atau tidak lebih lanjut, maka lihatlah dari segi fisik processor tersebut. Ciri fisik terjadi kerusakan bahwa processor adalah terdapat patah pada jumper pin, lalu hangus atau terbakar pada beberapa bagian processor Anda, putusnya saluran listrik, memudarnya fotolitografi, dan lain sebagainya. Jika dari segi fisik saja processor Anda telah rusak, maka kemungkinan processor tersebut tidak bisa berfungsi lagi dengan baik cukup besar.

Be Sociable, Share!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*