Ilmu Komputer: Bahasa Pemrograman yang Setidaknya Dikuasai Oleh Hacker

Hacker atau peretas menjadi salah satu masalah tersendiri bagi sebagian orang. Walaupun tidak semua hacker memberikan kerugian misalnya karena meretas situs yang bisa merugikan banyak orang misalnya meretas situs perbankan, namun ada juga hacker yang bisa membantu kerja polisi. Untuk menjadi hacker, tidak hanya harus menguasai ilmu komputer mengenai jaringan namun juga pemrograman.

Setidaknya ada 5 jenis bahasa pemrograman yang sebaiknya dikuasai oleh hacker. Pertama adalah phyton. Bahasa pemrograman ini bahkan diciptakan oleh seorang hacker yang bernama Guidon van Rossum. Phyton termasuk salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan. Dengan dokumentasi terstruktur yang lengkap ini, phyton menjadi salah satu bahasa pemrograman yang mudah dipelajari sehingga cocok untuk pemula.

Kedua adalah C/C++. Selain phyton, bahasa pemrograman ini juga mudah untuk dipelajari dan cocok untuk pemula. Bahasa utama yang digunakan untuk menyusun BSD, Unix dan Linux ini diciptakan oleh Dennis M Ritchie yang termasuk sebagai salah satu 6 hacker top dunia. Jika Anda menguasai ilmu komputer ini Anda bisa lebih efisien dalam pengelolaan resource komputer. Sedangkan bahasa pemrograman C++ adalah pengembangan dari bahasa C yang mendukung konsep OOP atau object oriented programming.

Baca Juga: Mengapa Wajib Mempelajari Ilmu Komputer?

Ketiga adalah perl. Bahasa pemrograman yang merupakan singkatan dari practical extraction and reporting language ini diciptakan oleh Larry Wall yang juga merupakan seorang hacker. Bahasa pemrograman ini berbasis scripts dan banyak digunakan untuk mengembangkan halaman web interaktif yang berbentuk CGI. Perl juga banyak dipergunakan karena lebih praktis dalam pembagian tugas administrasi OS secara otomatis.

Ilmu komputer mengenai bahas pemrograman yang setidaknya harus dikuasai oleh hacker yaitu:

  • Java yang diciptakan oleh James Gosling yang termasuk sebagai salah satu hacker top dunia. dengan nama yang terinspirasi dari kopi Jawa yang mempunyai rasa dan aroma yang khas dan nikmat ini mempunyai prinsip WORA yaitu write once run everywhere. Bahasa pemrograman java dianggap lebih susah dan salah satu alasannya adalah java menggunakan konsep OOP murni. Pada prinsipnya, program atau aplikasi yang menggunakan bahasa pemrograman sebagai penyusunnya ini bisa dijalankan di berbagai macam OS dan prosesor tanpa harus melakukan perubahan kode sedikitpun, sehingga tidak semua orang bisa menguasai java terutama pemula.
  • LISP yang merupakan salah satu bahasa pemrograman tertua selain fortran dan bahasa ini memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. LISP awalnya dituliskan oleh John McCarty namun untuk pengembangannya dilakukan oleh Steve Russel, Mike Levin dan Timothy P. Hart. Bahasa pemrograman tingkat tinggi ini banyak dipergunakan untuk riset AI atau artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Bagi pemula, untuk bisa mempelajari Lisp, Anda bisa memulai untuk mengotak-atik plug-in Script-Fu di GIMP.

 

Be Sociable, Share!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*