10 Cara Mudah untuk Backup Aplikasi Komputer

10 Cara Mudah untuk Backup Aplikasi Komputer

Pastinya Anda sudah mengenal apa itu komputer, bukan? Komputer merupakan sebuah perangkat elektronik yang sangat mempermudah pekerjaan manusia saat ini dan seringkali kita jumpai. Segala jenis pekerjaan dapat Anda kerjakan dengan mudah hanya dengan menggunakan komputer. Salah satu komponen utama komputer antara lain perangkat lunak yang terdiri dari aplikasi komputer dan driver hardware yang dipasang pada komputer. Adapun beberapa cara mudah dalam membackup aplikasi antara lain:

10 Cara Mudah untuk Backup Aplikasi Komputer

  1. Anda perlu menyiapkan media penyimpanan eksternal yang Anda miliki, baik itu flashdisk, kartu memori, keping DVD atau pun keping CD, hard disk eksternal, dan lain sebagainya. Namun, hindari menggunakan media penyimpanan eksternal seperti disket. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan disket memiliki kapasitas penyimpanan yang terbatas. Terlebih lagi, di zaman modern seperti saat ini, penggunaan disket sudah tidak berlaku lagi.
  2. Selanjutnya, Anda bisa menghubungkan media penyimpanan file eksternal Anda ke komputer atau laptop. Apabila media Anda menggunakan USB, colokkan ke port USB pada komputer. Namun, jika Anda menggunakan keping CD / DVD, maka Anda perlu memasukkan CD / DVD Drive terlebih dahulu ke komputer Anda. Sebisa mungkin untuk memasukkan CD / DVD tersebut dengan benar, jangan sampai terbalik. Jika terbalik, maka CD / DVD Anda tidak akan bisa terbaca.
  3. Kemudian, Anda bisa beralih menuju tampilan windows. Lalu, klik start dan pilih control panel.
  4. Selanjutnya, silakan pilih “system and maintenance”
  5. Setelah itu, pilih “Backup and Restore”
  6. Cara selanjutnya untuk bisa mengakses “backup and restore” yaitu dengan mengeklik start > control panel > pada pilihan “view by”, lalu pilih large atau small icons > pilih “backup and restore”. Silakan pilih cara yang mana yang Anda ingin gunakan.
  7. Kemudian, pilihlah “Create System Image” pada panel yang ada di sebelah kiri.
  8. Pilihlah media penyimpanan data yang sebelumnya sudah Anda hubungkan dengan komputer atau laptop Anda. Perlu Anda perhatikan, target penyimpanan data backup aplikasi harus merupakan drive eksternal. Dilarang untuk menggunakan salah satu bagian dari partisi hard disk supaya data backup aplikasi komputer tidak rusak pada hard disk. Apabila hard disk komputer Anda yang mengalami kerusakan, coba kenali apa penyebab kerusakannya tersebut.
  9. Berikutnya, apabila Anda pernah mengatur password untuk administrator, coba ketik password administrator tersebut jika diperintahkan untuk mengisi password tersebut. Jika tidak, Anda bisa langsung mengeklik “continue”.
  10. Terakhir, Anda sudah bisa mengikuti petunjuk atau perintah selanjutnya, jika muncul pada layar komputer/laptop Anda guna menyelesaikan proses backup aplikasi komputer Anda. Jika komputer Anda menggunakan windows 10, maka caranya juga hampir sama, namun juga terdapat sedikit perbedaan.
Be Sociable, Share!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*